Analisis Diskriminan Melalui Metode Fisher terhadap Mahasiswa Hukum dalam Memilih Profesi

Khairul Umam

Abstract


Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan formula yang dapat digunakan oleh Mahasiswa Hukum dalam menentukan pilihan menjadi pengacara atau jaksa berdasarkan nilai yang didapat dalam beberapa mata kuliah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode Library Research dan memanfaatkan sumber informasi tertulis yang diakui secara resmi. Subjek penelitian ini adalah para Mahasiswa lulusan Strata Satu (S1) Ilmu Hukum yang telah berprofesi sebagai pengacara dan jaksa sebanyak 100 sampel. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data studi dokumentasi dan wawancara. Data yang terkumpul dalam penelitian ini dianalisis dengan analisis Descriminant Fisher’s. Penelitian ini menggunakan analisis deskriminan untuk 2 kelompok, yaitu kelompok profesi pengacara dan profesi jaksa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk Mahasiswa yang memiliki nilai tinggi untuk varibel nilai Sosiologi, Hukum dan HAM, Kriminologi, dan Public Speaking lebih berpotensi sebagai pengacara, sedangkan untuk Mahasiswa yang memiliki nilai tinggi untuk variabel Koneksi, Bahasa Indonesia, Hukum Internasional, Pendidikan Agama, Ilmu Perundang-undangan, dan Tindak Pidana lebih berpotensi sebagai Jaksa. Formula Descriminant Fisher’s yang diperoleh adalah sebagai berikut:
P1 = (7.209)X1 + (10.015)X2 + (6.746)X3 + (8.409)X4 + (6.726)X5 + (0.775)X6 + (9.599)X7 + (4.612)X8 + (1.232)X9 + (5.666)X10, dan
P2 = (3.939)X1 + (7.053)X2 + (3.761)X3 + (6.505)X4 + (7.282)X5 + (1.952)X6 + (14.161)X7 + (5.984)X8 + (4.499)X9 + (6.555)X10

The purpose of this research is to obtain a formula that can be used by Student Law in determining the choice to become a lawyer or prosecutor based on the value obtained. This research uses descriptive qualitative approach with Library Research method which utilizes official written information source. The subjects of this study are the graduates of Strata 1 (S1) of Legal Studies who have worked as lawyers and prosecutors as many as 100 samples. This study uses data collection techniques of documentation and interviews. The data collected in this study were analyzed with Descriminant Fisher's analysis. This research uses descriptive analysis for 2 groups, namely lawyer profession group and prosecutor profession. The result of the research shows that for students who have high score for Sociology, Law and Human Rights, Criminology, and Public Speaking variables are more potential as lawyers, while for high value students for connection Indonesian variables, International Law, Religious Education, Legislation, and Criminal Acts are more potential as prosecutors. The Descriminant Fisher's formula obtained is as follows:
P1 = (7.209)X1 + (10.015)X2 + (6.746)X3 + (8.409)X4 + (6.726)X5 + (0.775)X6 + (9.599)X7 + (4.612)X8 + (1.232)X9 + (5.666)X10, and
P2 = (3.939)X1 + (7.053)X2 + (3.761)X3 + (6.505)X4 + (7.282)X5 + (1.952)X6 + (14.161)X7 + (5.984)X8 + (4.499)X9 + (6.555)X10

Full Text:

PDF

References


Dillon.W.R & Goldstein.M, (1984), Multivariate Analysis Method and Application, Sons, New york.

Johnson, R, A, and D. W. Wichern, (1988), Applied Multivariate Statistical Analysis, Prentice Hall, Inc, New jersey

Kathleen. M, & Carmen. A, (2002), SPSS for instutional researchers, Bucknell University.

Kleinbaum, R, A, & L.L. Kupper, (1978), Applied Multivariate Analysis and Other Multivariate Methods, Ruxbury

Lubis, Nurhayani. 2012. Peranan Pembelajaran Hukum dalam Meningkatkan Kesadaran Hukum Mahasiswa: Studi Kasus Pada Mata Kuliah Pengantar Ilmu Hukumdi Fakultas Hukum Universitas Pasundan Bandung. Tesis. Universitas Pasundan Bandung.

Patulak, Serli. 2013. Pelaksanaan Kewenangan Jaksa dalam Penyidikan dan Penuntutan Tindak Pidana Korupsi. Jurnal Ilmu Hukum. (Online), (http://repository.unhas.ac.id/bitstream/handle/12345


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.